Postingan

MATERIALS, LABOR, AND INVENTORY MANAGEMENT

Gambar
Biaya perolehan material Pada umumnya material dinilai sebesar harga yang dibayar kepada penjual. Acqusition   costs (mulai order pembelian s.d. pencatatan) di catat sebagai factory overhead. Diskon Trade discount dan quantity discount tidak dicatat (dicatat net-nya). Cash discount di catat kredit pada akun Cash Discount. Freight-In (ongkos angkut masuk) Dialokasikan ke material berdasarkan harga, berat, atau faktor lain. Di catat dalam akun freight in .   Apabila ada permintaan material untuk produksi maka freight in dialokasikan ke WIP (direct material) atau FOH control (indirect material).   Saldo freight in pada akhir tahun dibebankan ke COGS atau dialokasikan ke COGS dan ending inventory. Di catat dalam akun freight in dan Freight-in dimasukkan ke akun FOH control .   Economic Order Quantity (EOQ) Adalah jumlah pemesanan persediaan yang meminimalkan biaya persediaan (biaya pemesanan dan biaya penyimp...

THE COST OF QUALITY AND ACCOUNTING FOR PRODUCTION LOSSES (PROCESS COSTING)

Internal Failure Biaya produk yang rusak menjadi beban perusahaan (debet ke Factory Overhead Control). Jika produk yang rusak bisa dijual, maka Hasil penjualannya di debet ke Spoiled Goods Inventory.   (FOH Control = Total cost produk rusak – Spoiled Goods Inventory)). Ilustrasi: Deco Pottery Company membuat gelas keramik dalam departemen yaitu departemen Molding dan Glazing.   Di departemen Molding ada proses pemanasan sehingga ada gelas yang pecah (M 100%, CC 80%).   Gelas yang pecah di departemen Molding tidak ada harga jualnya.   Gelas yang rusak pada departemen Glazing diketahui setelah proses selesai (M 100%, CC 100%).   Gelas yang sempurna dijual $2,5 per unit, yang rusak dijual $0,5 per unit. Data bulan November: Molding Glazing Units in WIP, beg. inv.                    4.000 3.000 Uni...